The Lost Symbols


Have you read Dan Brown’s The Lost Symbol ?

Sekedar mengingatkan , The Lost Symbol merupakan novel serial petualangan Robert Langdon ketiga setelah Davinci Code. Setting utama lokasinya di Washington DC. Novel ini kental sekali memasukkan unsur keberadaan organisasi Freemason.

Selama di Washington DC, kami mencoba tracing beberapa lokasi yang disebutkan dalam novel tersebut. Sebagian ketemu ( beberpa tidak ke-foto :p), sebagian terlewat.

Di hari ke dua lokasi yang sudah kami lihat adalah US Capitol Building, Washington Monument, Library of  Congress dan Botanical Garden. Hari ini kami berencana ke tempat yang sebenarnya kategori minor dalam cerita, karena hanya disebutkan tidak dikunjungi oleh Langdon. Tempat itu bernama George Washington Masonic National Memorial.

Dari Capitol South Station cukup dengan sekali naik subway blue line arah Franconia-Springfield. Perjalanan sekitar 45 menit , berhenti di King Street Station. Dari stasiun dilanjut jalan kaki sekitar 300 meter.

George Washington Masonic National Memorial

George Washington Masonic National Memorial

Bangunan George Washington Masonic National Memorial didesain sedemikian rupa menyerupai mercusuar kuno yang pernah berdiri di Alexandria, Mesir. Dan lokasi bangunan ini juga bernama Alexandria, Virgina. Kebetulan atau disengaja ? Memang banyak “ unsur” mesir kuno diadopsi oleh Amerika Serikat . Karena itulah “memancing” munculnya teori konspirasi dunia.

George Washington Masonic National Memorial

George Washington Masonic National Memorial

Bangunan setinggi 101 meter yang awalnya untuk memperingati 200 tahun kelahiran George Washinton ini mulai dibangun tahun 1922, selesai 1932 tapi baru benar – benar rampung di tahun 1970. Begitu masuk, kami bisa mendapatkan berbagai informasi seperti deretan daftar anggota Freemanson, sejarah perjalanan hidup George Washington dan organisasi Freemanson, lengkap dengan benda  – benda lama yang disimpan rapi. Tidak hanya sebagai museum tapi kayanya juga menjadi tempat pertemuan organisasi.

Hall

Hall

Lokasi kedua yang kami kunjugi adalah The House of the Temple. Disitulah lokasi ending dari novel. Dari King Street Station kami naik Yellow line arah Greenbelt , menuju U St/African-American Civil War Memorial/Card, sekitar 47 menit. Kemudian lanjut jalan kaki cukup lama sekitar 12 menit.

The House of The Temple

The House of The Temple

Kami memutuskan tidak masuk, hanya motret bagian depan saja karena kami ingin mengajak Bapak (yang seharian kemarin istirahat karena jetlag) ke US Capitol. Sekalian melihat Rotunda dan The Apotheosis of Washington . Sekedar informasi, bangunan ini juga didesain terinpirasi dari salah satu keajaiban zaman lampau, Mausoleum Halicarnassus.

Kami jalan kaki menuju US Capitol. Dan itu jauh banget ( hahahaha…. ) . Maksud hati pengen sekalian mendatangi Freedom Plaza dan Franklin Square , namun terlewat. Malah mampir ke National Geographic Museum.

US Capitol ( dalam pemeliharaan )

US Capitol ( dalam pemeliharaan )

Begitu sampai US Capitol kami baru tahu kalau mau masuk ke Rotunda harus booking hari – hari sebelumnya untuk antisipasi kepadatan pengunjung. Dan hari itu adalah liburan musim panas. So, syukuri apa yang ada….  😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s