Dusun Ende


Anak - anak Suku Sasak

Anak – anak Suku Sasak

Mendengar nama Ende, yang langsung terlintas di benakku adalah Soekarno. Tapi ini Ende yang lain, bukan Ende di Flores . Ini adalah nama sebuah dusun yang dihuni oleh Suku Sasak di Lombok. Meski sudah tiga kali ke Lombok baru kali ini aku singgah ke Sasak Village dan melihat langsung wujud dari rumah adat suku Sasak tersebut.

Dusun Ende

Dusun Ende

Dusun Ende (pelafalan suara berbeda dengan Ende – Flores ) berlokasi di Lombok Tengah Rembitan , searah menuju Pantai Kute bila kita dari Mataram. di dusun tradisional ini kita bisa melihat dan diperbolehkan memasuki  rumah adat Suku Sasak  yang lantainya dibangun dengan bahan tanah liat dicampur kotoran kerbau atau sapi. Dusun ini hanya ada beberapa rumah saja, ya mungkin kurang dari 1 RT kalo di Jawa. Selain bisa melihat rumah adat, kita juga akan disuguhi pertunjukan tari perang rotan, Peresean. Dahulu tradisi ini dilakukan untuk memohon hujan. Jika salah satu sudah terkena sabetan rotan dan ada darah yang mengucur, itulah yang dilambangkan dengan hujan.

Sepeda kecil

Sepeda kecil

Satu lagi yang unik dari Suku Sasak adalah adat proses pra nikah yang mirip dengan ” kawin lari “. Tentu saja hal ini setelah hubungan kedua sejoli sudah “disetujui”.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s