Gedung Arsip Jakarta : Sebuah Warisan Nasional


Gedung Arsip Nasional

Setelah “sendirian” di Jakarta karena teman – teman sepermainan mulai kembali ke kampung, aku mencari kesibukan untuk membunuh rasa bosan. PIlihan itu jatuh ke memotret model. Spot kali ini adalah salah satu warisan sejarah kependudukan Belanda di Jakarta.

Terletak di Jl. Gajah Mada no. 111. Jakarta Barat, Gedung Arsip RI dulunya adalah villa kediaman Gubernur VOC Reinier de Klerk. Bangunan ini pertama kali dibangun abad 18, tapi sudah mengalami pemugaran.  Pemugaran terakhir selesai tahun 1998, ketika negeri ini sedang mengalami krisis ekonomi dan politik, dimana saat itu daerah sekitarnya telah terjadi “tragedy” reformasi 1998.

Saat ini bangunan ini tidak lagi menjadi tempat penyimpanan arsip Negara,namun sudah beralih fungsi menjadi museum. Selain museum bangunan yang pernah mendapat penghargaan Cultural Heritage Award dari Unesco untuk wilayah Asia Pacifik, IAI (Indonesian Architects’ Association) Award untuk restorasi sejarah terbaik (1999) dan the Pata Tourism Award untuk kategori Bangunan Bersejarah Terawat Terbaik (2005) sering digunakan spot pemotretan para pecinta fotografi dan spot untuk pre-wedding.

Secara visual bangunan ini tersusun melingkar dengan sebuah taman di tengahnya dan berhalaman depan yang luas. Halaman depan “dihiasi” jalan bata merah, sangat cocok dengan corak warna bangunan.  Semuanya berlantai dua dimana tangganya semua terbuat dari kayu. Koleksinya kebanyakan meubel dan beberapa alat music dari pemilik pertama bangunan ini , Reiner de Klerk. Di taman terdapat meriam dan lonceng yang infonya digunakan untuk membangunkan para budak.

Bangunan ini katanya sering tergenang banjir, namun dilihat kondisinya, cukup terawatt. Andai saja semua bangunan kuno di Jakarta terawatt, mungkin kita bisa menyaingi Kota Tua Melaka. Semua tergantung Pemerintah dan masyarakat kita sendiri ( juga kita :p ).

Saatnya motret …………..

This slideshow requires JavaScript.

Catt :

  1. Gedung Arsip dibangun pada tahun 1760 oleh Reiner de Klerk (1710-1750)
  2. Tahun 1995 para pengusaha Belanda di Indonesia mengumpulkan dana untuk pemugaran rumah De Klerk yang sudah dalam keadaan rusak lagi, sebagai hadiah ulang tahun ke-50 Kemerdekaan Indonesia dari bangsa Belanda kepada bangsa Indonesia. Pemugaran selesai pada akhir tahun 1998.
  3. Luas areanya 0,935 Hektar
  4. Jan Operasional : Selasa – Minggu ( 09.00 – 17.00).  Senin Tutup
  5. Biaya Gratis
Advertisements

One thought on “Gedung Arsip Jakarta : Sebuah Warisan Nasional

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s